Tampilkan postingan dengan label Bahasa Inggris. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Inggris. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Desember 2014

Simple Past Tense

Pengertian Simple Past Tense
Simple Past Tense merupakan tense yang menyatakan suatu kejadian yang terjadi di masa lampau (kejadian yang sudah terjadi).


Rumus Simple Present Tense
Secara umum:
                 (Positive) Subjek + Verb2
              (Negative) S + Did Not + Verb 1
              (Question) Did + S + Verb 1 + ?

Tambahan yang mungkin ada dalam kalimat: Usually, Often, Sometimes, Always, Adjective, Adverb.

Contoh Simple Present Tense
Secara umum, Simple Past Tense hanya memiliki beberapa perbedaan dari Simple Present Tense. Misalnya dari tingkat Verb(kata kerja) yang digunakan atau penggunaan Do/Does yang ada di Simple Present Tense diganti dengan penggunaan Did pada Simple Past Tense.

1. Positive Sentences (S + Verb 2)
    a) Sasha usually passed this street in the morning.
           S              verb 2               adverb
    b) Angga  came  from Australia yesterday.
           S     verb 2             adverb
    c) Naomi and Mindy   sang   a beautiful song two days ago.
                  S            verb 2                             adverb
    d) Gary   had   a meeting a week ago.
          S    verb 2           adverb

2. Negative Sentences (S + Did Not + Verb 1)
    a) Sasha  usually  did not    pass    this street in the morning.
           S                auxiliary   verb 1               adverb
    b) Angga  did not   come   from Australia yesterday.
           S    auxiliary   verb 1             adverb
    c) Naomi and Mindy   did not    sing   a beautiful song two days ago.
                  S             auxiliary  verb 1                             adverb
    d) Gary  did not  have   a meeting a week ago.
          S   auxiliary verb 1           adverb


3. Questions (Did + S + Verb 1 + ?)
    a)    Did      Sasha  usually  pass   this street in the morning?
        Auxiliary     S                verb 1               adverb
    b)    Did      Angga  come  from Australia yesterday?
        Auxiliary     S     verb 1             adverb
    c)    Did      Naomi and Mindy   sing   a beautiful song two days ago?
        Auxiliary            S             verb 1                            adverb
    d)    Did      Gary   have    a meeting a week ago?
        Auxiliary    S     verb 1           adverb


Nah, itu dia pembahasan tentang materi 'Simple Past Tense'. Semoga membantu ^_^.

Rabu, 03 Desember 2014

Mengenal Subjek dalam Bahasa Inggris

Dalam Bahasa Inggris, yang namanya subjek itu memegang peranan penting dalam perubahan-perubahan yang akan terjadi dalam 'tense' yang akan kita gunakan.
Subjek dalam Bahasa Inggris
Subjek dibagi dalam 2 tingkatan:
1) Tunggal
2) Jamak

Oke, sekarang kita bahas dari subjek tunggal.
1) Subjek Tunggal 
        Kita akan mempelajari: 
       - Menunjuk subjek tunggal
       - Kepemilikan subjek tunggal 
       - Merujuk subjek tunggal

- Menunjuk Subjek Tunggal
    Subjek tunggal itu dikategorikan ke dalam 4 jenis, yaitu:
    a) I - menyatakan saya(diri sendiri)============== To be-nya "Am"
    b) He - menyatakan dia/subjek bergender laki-laki ==== To be-nya "Is"
    c) She - menyatakan dia/subjek bergender perempuan = To be-nya "Is"
    d) It - menyatakan dia/subjek yang bukan manusia ==== To be-nya "Is"
    Dalam penerapannya, to be seringkali digunakan untuk menggantikan posisi predikat(Verb). Selain untuk menggantikan predikat, to be juga berperan sebagai penghubung subjek dengan kata sifat(Adjective), kata benda(Noun), ataupun kata keterangan(Adverb).

Contohnya:
a. Dia cantik hari ini ==> She is beautiful today.
                                    atau dapat disingkat She's beautiful today.

   Dalam kalimat "She is beautiful today", jika kita bedah perkata maka kita akan temukan:
                     She +   is  +   beautiful +  today
                       S  + to be + adjective + adverb

Agar tidak terjadi salah paham, saya ingin menekankan bahwa dalam bahasa inggris itu ada yang saya sebut sebagai "rasa" dalam kalimat. Misalnya saja ketika kita menyebutkan dia "cantik", maka kita pasti akan merujuk pada seorang perempuan.

b. Dia seorang aktor ==> He is an actor atau dapat disingkat He's an actor.
    
    Dalam kalimat "He is an actor", jika kita bedah maka:
    He +   is    + an actor
     S  + to be + adverb
    
    Kalimat ini merupakan contoh lain dari "rasa" yang saya sebutkan. Jika kita perhatikan kata "actor" tentunya kalimat ini merujuk pada seorang pemain peran laki-laki, sehingga tepatlah kita menggunakan subjek "He" pada kalimat ini.


- Kepemilikan Subjek Tunggal 
  Kepemilikan dalam subjek sama saja sebenarnya dengan mengatakan "Kepunyaan" dari seseorang atau sesuatu. Bedanya adalah kita tidak bisa langsung menggunakan kata I, He, She, ataupun It. Keempat kata ini jika kita gunakan untuk menyatakan kepemilikan akan berubah. Perubahannya adalah sebagai berikut.
a) I ===> Mine - menyatakan milik saya (diri sendiri).
b) He ==> His - menyatakan milik dia (laki-laki).
c) She ==> Her - menyatakan milik dia (perempuan).
d) It ==> Its - menyatakan milik dia (bukan manusia).

Contohnya:
a. Boneka itu miliknya ===> It is her doll atau It's her doll.
  Kalimat ini menyatakan bahwa boneka yang ditunjuk (boneka itu) merupakan milik dari seorang gadis (miliknya).

b. Motor itu milik Joko ===> It is his bike atau It's his bike.
   Kalimat ini menyatakan bahwa motor yang ditunjuk merupakan milik Joko. Nah, perhatikan pada kalimat ini kita tetap dapat tulis motor milik Joko dengan "his bike". Ini dikarenakan orang yang memiliki sudah jelas genrenya atau kita sudah kenal orang yang disebut sehingga kita dapat dengan tepat menyebutkannya.


- Merujuk Subjek Tunggal
  Mungkin untuk pengertiannya saya sendiri kurang tau...hehe...Tapi kalo contohnya, "Saya akan pergi bersamanya", "Clara nonton bareng sama Surya", atau "Lapangan sedang digunakan oleh Hadoko". Ya...semacam itulah...xixixi
Perubahannya sebagai berikut.
a) I ===> Me - merujuk ke saya (diri sendiri).
b) He ==> Him - merujuk ke dia (laki-laki).
c) She ==> Her - merujuk ke dia (perempuan).
d) It ==> Its - merujuk ke dia (bukan manusia).
   Umumnya merujuk digunakan untuk kalimat pertanyaan(misalnya apakah kamu akan pergi dengannya? atau  maukah kamu ke pesta dansa denganku?), tapi tidak menutup kemungkinan juga dapat digunakan untuk kalimat pertanyaan.

Contohnya:
a. Ina pergi ke Bali dengan Agus ===> Ina goes to Bali with Agus.
    Kita tulis "Ina goes to Bali with Agus" ketika saat mengatakan hal ini "Agus" tidak ada disekitar kita.
   
   Ina pergi ke Bali dengan Agus ===> Ina goes to Bali with him.
    Kita tulis "Ina goes to Bali with him" ketika saat mengatakan hal ini "Agus" berada disekitar kita.

b. Maukah kamu berdansa denganku? => Would you like to dance with me?
    Nah, bagi yang ingin mencoba kalimat tanya ini dipersilahkan ^_^.


Oke, setelah belajar subjek tunggal, sekarang kita lanjut ke subjek jamak.

2) Subjek Jamak
        Kita akan mempelajari: 
       - Menunjuk subjek jamak
       - Kepemilikan subjek jamak

Berbeda dengan subjek tunggal, pada subjek jamak kita akan belajar menunjuk dan kepemilikan subjek jamak. Sehingga untuk mempersingkat waktu, kita akan langsung ke intinya.

- Menunjuk Subjek Jamak
  Subjek jamak dibagi atas 3 jenis, yaitu:
  a) You - menyatakan kamu(seseorang yang ditunjuk berhadapan dengan anda) atau menyatakan kalian(kelompok yang ditunjuk berhadapan dengan anda) ===> To be-nya "Are"

  b) They - menyatakan mereka(kelompok yang ditunjuk tidak berhadapan dengan anda) ==> To be-nya "Are"

  c) We - menyatakan kami(saat berbicara dengan orang yang tidak termasuk dalam kelompok) atau kita(saat berbicara dengan orang yang termasuk dalam kelompok)====> To be-nya "Are"

Contohnya:
a. Kamu adalah pemenang! ===> You are a winner! atau You're a winner!.
b. Kita adalah keluarga ===> We are a family atau We're a family.
c. Mereka punya bakat ===> They have talent.
d. Kalian ditakdirkan untuk bersama ===> You are destined to be together.
e. Kami ganterng ===> We are handsome.


- Kepemilikan Subjek Jamak
  Perubahannya adalah sebagai berikut.
  a) You ===> Your - menyatakan milik kamu/kalian.
  b) They ==> Them - menyatakan milik mereka
  c) We ===> Our - menyatakan milik kami/kita

Contohnya:
a. Itu salahmu! ===> It is your fault atau It's your fault.
b. Tempat ini milik mereka ===> This place belongs to them.
c. Itu takdir kami ===> That is our destiny atau That's our destiny.
d. Dia teman kalian ===> He/She is your friend.


Nah demikianlah pembahasan tentang subjek dalam bahasa inggris. Semoga membantu...n_n

Minggu, 30 November 2014

Present Perfect Tense

Selagi saya nungguin hujan reda, kayaknya enak nih ngeposting lagi. hehe
Oke, kali ini saya membahas tentang 'Present Perfect Tense'. Tanpa basa basi lagi, yuk disimak.

Pengertian Present Perfect Tense
Present Perfect Tense merupakan tense yang menyatakan suatu hal yang telah/sudah terjadi. Present Perfect Tense juga dapat menyatakan suatu pencapaian yang dialami oleh seseorang (Misalnya Tono dan tim dota 2nya telah menjuarai suatu pertandingan Dota 2 International 2090...xixixi).

Rumus Present Perfect Tense
Secara umum:
              (Positive) S + Has / Have + Verb 3
              (Negative) S + Has / Have + Not + Verb 3
              (Question) Has / Have + S + Verb 3 + ?

Tambahan yang mungkin ada dalam kelimat: Yet, Since, For, Just.

Contoh Present Perfect Tense
1. Positive
    a) Desi has accepted as a manager in a hotel.
    b) Harrison and Claire have survived a zombie invasion for a year.
    c) Mawar has became a trainer since 18 years old.
    d) I have gone for 1 hour.

2.Negative
    a) Desi has not accepted as a manager in a hotel.
    b) Harrison and Claire have not survived a zombie invasion for a year.
    c) Mawar has not became a trainer yet.
    d) I have not gone for 1 hour.

3. Question
    a) Has Desi accepted as a manager in a hotel?
    b) Have Harrison and Claire survived a zombie invasion for a year?
    c) Has Mawar became a trainer since 18 years old?
    d) Have I gone for 1 hour ?

Oke, Present Perfect Tense tidak mensyaratkan perubahan yang begitu mencolok. Cukup perhatikan tingkat subjeknya dan pelajari lagi Verb 3-nya, maka saya yakin anda pasti bisa menggunakannya.
Yang perlu anda Ingat!
Jika subjek tunggal: He/She/It + Has + Verb 3
Jika subjek jamak: You/They/We + Have + Verb 3
        Pengecualian: I + Have + Verb 3

Present Continuous Tense

Sambil istirahat, enaknya emang ditemani dengan teh hangat sambil buka laptop ngisi blog dengan postingan^_^. Oke, kali ini saya akan membahas tentang 'Present Continuous Tense'. Yuk kita langsung lanjut ke materi.

Pengertian Present Continuous Tense
Present Continuous Tense bisa dikatakan tense yang digunakan untuk menyatakan suatu kejadian yang sedang terjadi atau sedang berlangsung saat ini. Misalnya sekarang lagi nonton bola atau sekarang lagi dinner sama pacar. xixixi...

Rumus Present Continuous Tense
Secara umum: 
              (Positive) S + am / is / are + Verb-ing
              (Negative) S + am / is / are + not + Verb-ing 
              (Question) Am / Is / Are + S + Verb-ing + ?

Tambahan yang mungkin ada dalam kalimat: Now.

Contoh Present Continuous Tense
1. Positive Sentences
    a) Marsha is watching in the theater.
    b) Lia and Juni are visiting Bali.
    c) Gary is eating fried rice now.
    d) John and Margareth are dating now.

2. Negative Sentences
    a) Marsha is not watching in the theater.
    b) Lia and Juni are not visiting Bali.
    c) Gary is not eating fried rice now.
    d) John and Margareth are not dating now.
    
3. Questions
    a) Is Marsha watching in the theater?
    b) Are Lia and Juni visiting Bali?
    c) Is Gary eating fried rice now?
    d) Are John and Margareth dating now?

    Oke, untuk Present Continuous Tense tidak begitu banyak perubahan-perubahan yang akan terjadi. Cukup ikuti rumus yang sudah saya berikan di atas dan yang terpenting perhatikan tingkat subjeknya dan apa 'to be' yang digunakan untuk subjeknya.
Ingat!
Jika subjek tunggal: He/She/It - 'to be'-nya 'is'.
                               I - 'to be'-nya 'am'.
Jika subjek jamak: You/They/We - 'to be'-nya 'are'.

Nah, sekian pembahasan tentang Present Continuous Tense. Semoga Bermanfaat Ya.

Simple Present Tense

Hah, akhirnya masa PPL lewat juga, dan sudah waktunya untuk posting lagi. Posting kali ini adalah salah satu materi bahasa inggris, yaitu 'Simple Present Tense'. Sebelum kita membahas materi, ada baiknya kalo siapin dulu kamus besarnya biar nanti latihan ndak ada masalah lagi. Tanpa basa basi lagi, yuk disimak lebih lanjut^_^
Pengertian Simple Present Tense
Simple Present Tense merupakan tense yang menyatakan suatu kebiasaan dari seseorang atau kejadian yang terjadi saat ini. Hal ini mudah dilihat dari penggunaan kata 'Usually' atau 'Always' + Verb 1 dalam kalimat Simple Present Tense.

Rumus Simple Present Tense
Secara umum:
                 (Positive) Subjek + Verb 1
              (Negative) S + Do/Does + Not + Verb 1
              (Question) Do/Does + S + Verb 1 + ?

Tambahan yang mungkin ada dalam kalimat: Usually, Often, Sometimes, Always, To Be + kata sifat.

Contoh Simple Present Tense
1. Positive Sentences (S + Verb 1)
    a) Yunita usually drinks ice cream.
    b) Rama studies mathematics.
    c) Grace and her friends always play basketball at school.
    d) Pespa soccer team win Gubernur Cup.

    Oke, dari beberapa contoh di atas, perhatikan kata yang saya garis bawahi. Terdapat perbedaan bukan? Sebenarnya perbedaan ini terjadi karena adanya perbedaan tingkat subjek di contohnya. Perhatikan bahwa contoh a) dan b) subjeknya tunggal, yaitu a)-Yunita dan b)-Rama. Sedangkan contoh c) dan d) subjeknya jamak, yaitu c)-Grace and her friends dan d)-Pespa soccer team. Intinya, jika subjeknya tunggal maka kata kerjanya (Verb 1-nya) akan ditambahkan s/es dibelakangnya tergantung kata kerjanya (untuk perubahan katanya silahkan dipelajari dulu sendiri ya^_^), sedangkan jika subjeknya jamak maka kata kerjanya tidak mengalami perubahan.

2. Negative Sentences (S + Do/Does + Not + Verb 1)
    a) Yunita does not drinks ice cream.
    b) Rama does not studies mathematics.
    c) Grace and her friends do not play basketball at school.
    d) Pespa soccer team do not win Gubernur Cup.

   Nah, sekarang perhatikan yang saya garis bawahi. Sama seperti contoh positive sentences, perbedaan pada contoh negative sentences juga terjadi karena perbedaan tingkat subjek. Jika subjeknya tunggal (contoh a) dan b)) maka ekspresi negatifnya akan menjadi "does not" atau dapat ditulis dengan "doesn't". Dan jika subjeknya jamak (contoh c) dan d)) maka ekspresi negatifnya akan menjadi "do not" atau dapat ditulis dengan "don't".

3. Questions (Do/Does + S + Verb 1 + ?)
    a) Does Yunita drink ice cream?
    b) Does Rama study mathematics?
    c) Do Grace and her friends play basketball at school?
    d) Do Pespa soccer team win Gubernur Cup?

    Oke, seperti biasa, perhatikan yang saya garis bawahi. Saya yakin kalian pasti sudah mengerti mengapa perbedaan ini terjadi, jadi saya langsung saja. Jika subjeknya tunggal (contoh a) dan b)) maka ekspresi pertanyaannya akan menjadi "Does", sedangkan jika subjeknya jamak (contoh c) dan d)) maka ekspresi pertanyaannya akan menjadi "Do".

Nah, itu dia pembahasan tentang materi 'Simple Present Tense'. Semoga membantu ^_^.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...